Jumat, 13 November 2015

Tips Pintar Meningkatkan Perkembangan Otak Bayi bagian ke 1

Artikel ini terwujud dari sebagian laba yang diperoleh AdoraBabyShop.Com. Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa dan para pelanggan setia AdoraBabyShop.Com, sehingga kami bisa memberikan kembali kepada para Bunda/Ayah diseluruh indonesia dalam bentuk ilmu tentang dunia kehamilan dan parenting yang bermanfaat.


Perkembangan otak bayi dimulai sejak si kecil berada di dalam kandungan. Oleh karena itulah ibu hamil harus menghindari konsumsi hal-hal yang mengandung neurotoksin. Untuk menghindari paparan neurotoksin, ibu hamil harus menghindari merokok, minum minuman beralkohol secara berlebihan dan konsumsi obat-obatan illegal.


Tips Pintar Meningkatkan Perkembangan Otak Bayi bagian ke 1


 


Neurotoksin sendiri bisa meningkatkan resiko anak akan mengalami masalah tingkah laku dan pembelajaran. Di sisi lain, ibu hamil harus melakukan diet sehat. Hal ini penting mengingat perkembangan otak bayi selama 9 bulan di dalam kandungan ibu sangat cepat dibandingkan dengan tahapan apapun dalam kehidupan anak. Apa yang ada dalam pemikiran ibu juga akan mempengaruhi perkembangan mental bayi.


Jika orang tuanya suka bernyanyi dan memainkan musik Mozart pada bayi saat masih di dalam kandungan maka nantinya bayi akan menyukai musik Mozart dan merasa tenang dengan jenis musik klasik. Sebaliknya perkembangan otak bayi yang ibunya memiliki rasa takut dan kekhawatiran yang berlebihan  juga akan memiliki masalah.


Hal ini dimungkinkan untuk terjadi karena ibu dan bayi berbagi hormon selama kehamilan. Situasi lingkungan yang penuh dengan hormon stress akan mempengaruhi syaraf otak.


Stres semasa hamil tidak mungkin bisa dihindari namun sebagai ibu kita bertanggung jawab untuk makan makanan sehat, olahraga teratur dan mengatasi rasa stress untuk mendukung perkembangan otak bayi.


Bayi yang minum asi pastinya adalah sebuah awal yang penuh nutrisi. Bayi yang minum asi memiliki kesempatan untuk mendapatkan asupan makanan lebih tepat dan juga memiliki lebih banyak interaksi dengan dengan ibu. Ada beragam penelitian yang bahkan mengemukakan jika bayi yang minum asi lebih cerdas.


Perkembangan otak bayi yang minum asi lebih baik karena kebiasaan untuk tidur bersama dengan ibu dalam ranjang yang sama. Hal ini menyebabkan kemungkinan untuk menjalin  interaksi dengan ibu akan lebih besar. Secara otomatis bayi ini akan memiliki kemampuan fisik, kecerdasan emosi dan psikologis yang lebih baik daripada yang tidak minum asi.


Pemberian asi lebih sehat daripada susu formula karena susu asi mengandung sekitar 400 nutrisi yang tidak bisa ditemukan pada susu formula. ASI mengandung lemak pembangun otak yang menyediakan komponen untuk pembentukan myelin. Myelin sendiri penting dalam pertumbuhan otak bayi karena melapisi lembaran disekitar serat


syaraf yang membantu pesan bisa lebih cepat tersampaikan.  Asi juga mengandung kolesterol baik yang sangat pas untuk diet bayi dan mendukung peningkatan pertumbuhan otak. Asi juga kaya laktosa. Laktosa sendiri merupakan karbohidrat utama dalam asi yang merupakan komponen penting dalam pertumbuhan otak bayi.


Taurin juga terkandung pada asi. Zat taurin adalah protein yang penting untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan otak bayi.


Pemberian susu asi juga penting bagi perkembangan otak bayi karena bisa meningkatkan respon orang tua yang merupakan cara paling sehat untuk membentuk tingkah laku. Ibu yang menyusui juga akan lebih memiliki jiwa keibuan dan lembut secara alami.


Saat bayi menangis maka aliran darah ke payudara akan meningkat dan menimbulkan suatu reaksi biologis untuk menggendong dan merawat bayi. Ibu yang menyusui akan memiliki kadar prolactin dan oksitoksin yang lebih tinggi.


Dengan sendirinya si ibu ini akan memiliki intuisi seorang ibu yang lebih besar.Perkembangan otak bayi juga sangat tergantung pada gaya perawatan dan pengasuhan kita. Bayi yang sering digendong akan lebih jarang menangis. Bayi yang jarang menangis akan lebih banyak menghabiskan waktunya untuk tumbuh dan belajar.


Hal ini dimungkinkan karena bayi yang sering digendong akan memiliki lebih banyak waktu tidur atau istirahat yang cukup sehingga saat bangun akan bisa berinteraksi dengan lingkungannya dnegan lebih baik. Bayi yang banyak digendong juga akan mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan ibu dan lingkungannya dengan lebih baik.


Dengan sendirinya, hal ini akan bisa merangsang perkembangan otak bayi.  Otak bayi tumbuh dan berkembang sesuai dengan pengalaman lingkungan yang merangsang syaraf untuk berhubungan dengan syaraf lainnya.


Bayi yang digendong biasanya akan ikut terlibat dalam kesibukan ibu. Hal ini memungkinkan bayi bisa melihat apa yang dilakukan oleh pengasuh atau si ibu dan mempelajari banyak hal sehubungan dengan perkembangan otak bayi.


Mengajak bayi berbincang sangat penting dalam perkembangan otak bayi. Ibu bisa melakukan fungsi ini secara natural. Ibu biasanya akan dibekali dengan insting  untuk menggunakan keibuannya, nada suara yang berbeda dan juga isyarat mimik muka.


Kita juga bisa melakukan permainan untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan otak bayi seperti membuat ekspresi muka yang lucu. Hal ini akan membuat bayi cenderung meniru dan belajar banyak hal. Saat berkomunikasi dengan bayi, ada baiknya jika kita memberi jeda agar perkembangan otak bayi yang bertahap bisa mencerna apa yang ingin kita sampaikan.


Mungkin sebagian besar dari kita beranggapan bahwa berbicara dengan bayi tidak akan bisa menghasilkan komunikasi dua arah. Hal ini salah karena sebenarnya bayi berkomunikasi melalui reaksi mimik muka, bahasa isyarat atau bahkan gumaman.


Tataplah mata bayi sebelum memulai pembicaraan sehingga kita akan bisa mendapatkan perhatiannya lebih lama. Dengan sendirinya ini memungkinkan kita untuk mendapatkan respon yang apresiatif.


Pada kenyataannya, bayi bahkan mulai berkomunikasi sejak lahir. Awalnya bayi hanya menggunakan bahawa isyarat dan kemudian seiring dengan perkembangan otak bayi maka si kecil akan menyadari bahwa bahasa adalah sebuah sarana untuk pertukaran sosial yang bisa digunakan untuk mendapatkan perhatian dan memenuhi kebutuhan.


Saat usia bayi semakin dewasa maka dia akan mulai bisa untuk mengembangkan kosakatanya.Saat bayi berusia 1 tahun maka perkembangan otak bayi sangat pesat sehingga si kecil akan bisa mulai mengenali namanya.


By Desi Purbi.



Tips Pintar Meningkatkan Perkembangan Otak Bayi bagian ke 1

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar