Sabtu, 14 November 2015

Mengenali Permainan Pertumbuhan Otak Bayi bagian ke 1

Permainan untuk pertumbuhan otak bayi mungkin baru menjadi pemikiran populer dewasa ini.Beberapa generasi yang lalu, kita tidak terlalu banyak berpikir tentang otak bayi. Kita mengetahui tentang refleks yang menyebabkan seorang bayi yang baru lahir menolehkan kepalanya saat kita secara perlahan mengguncangkan pipinya.


Sebagian besar orang tua, peneliti dan ahli berpendapat bahwa otak bayi yang baru lahir sama halnya dengan lembaran kosong yang menunggu untuk mendapatkan warna dari lingkungannya.Hal yang berbeda akan kita dapatkan


saat kita mempelajari lebih jauh tentang otak bayi. Ternyata otak bayi sudah aktif sejak usia dini. Kita bahkan bisa mendapatkan indikasi dari kepribadian mereka selama periode terakhir kehamilan.  Banyak ahli anak dan juga peneliti psikologi yang menggunakan peralatan elektronik yang maju untuk meneliti otak bayi.Permainan untuk pertumbuhan


otak bayi pastinya penting jika kita ingin si kecil memiliki kemampuan otak yang lebih baik. Untuk jenis-jenis permainannya sendiri, ada berbagai macam permainan untuk pertumbuhan otak bayi yang bisa kita lakukan bersama bayi.


Mengenali Permainan Pertumbuhan Otak Bayi bagian ke 1


Jauh sebelum bayi kita bisa berbicara maka ekpresi dan juga reaksi fisiknya akan banyak memberitahukan kita tentang kepribadian dan juga perkembangan kemampuan pengenalannya. Salah satu cara bayi dalam berkomunikasi adalah dengan temperamen bayi yang merupakan cara si kecil untuk merefleksikan gaya pribadi dan juga sensitivitasnya.


Contohnya, jika ada bayi yang menangis maka ada bayi yang justru bersikap santai atau bahkan menangis jauh lebih kencang. Memahami temperamen bayi akan bisa memudahkan kita untuk menentukan jenis permainan untuk


pertumbuhan otak bayi yang sesuai.Saat bayi baru lahir, gendong bayi dengan tangan kiri dan menopang kepalanya dengan tangan kanan. Sebutkanlah namanya dengan pelan. Perhatikan dengan seksama pada mimik dan juga ototnya.  Permainan untuk pertumbuhan otak bayi sederhana juga bisa kita lakukan dengan meredupkan lampu,


mematikan radio dan merendahkan suara kita seperti berbisik dan menyebutkan namanya lagi. Biasanya bayi akan menolehkan kepalanya sesuai dengan arahan kita. Inilah yang kemudian disebut sebagai aksi reflek. Kita bisa melatih reflek bayi dengan melakukan permainan untuk pertumbuhan otak bayi.


Reflek bayi bahkan bisa terjadi bahkan saat di kegelapan. Hal ini menandakan bahwa gerakan menoleh adalah cara bagi bayi untuk menemukan sumber dari suara. Ini adalah permainan untuk pertumbuhan otak bayi dengan cara sederhana yang bisa kita lakukan bersama dengan bayi.Jika kita mau memperhatikan dengan lebih seksama maka


kita akan bisa melihat bahwa bayi baru lahir bergerak dengan cara yang berbeda daripada anak yang lebih dewasa. Bayi cenderung menunggu selama beberapa detik dan kemudian baru menolehkan kepalanya dengan perlahan. Jika


anak merasa nyaman maka kita bisa tetap berkata dengan perlahan padanya. Katakan pada si kecil tentang betapa pintar dan cantik atau tampannya dia. Menurut survey, permainan untuk pertumbuhan otak bayi nyatanya bisa melipat gandakan ukuran otaknya dalam setahun dan akan bertambah 2 kali lipat saat usia bayi mencapai 6 tahun. Ada baiknya


jika kita menatap mata anak saat berbicara dengannya. Apakah bayi berhenti memandang sekeliling dan fokus pada wajah kita. Jikapun dia tidak fokus maka kita tidak perlu khawatir karena mungkin dia hanya merasa lelah.


Cobalah permainan untuk pertumbuhan otak bayi ini di lain hari.Gerakkan wajah kita ke arah kirinya saat berbicara dengannya sehingga dia akan mengikuti gerakan kita dengan matanya.


Saat bayi bisa mengikuti gerakan kita dengan matanya maka ini adalah suatu pencapaian yang penting dan tanda dari keberhasilan dalam permainan untuk pertumbuhan otak bayi.Para peneliti bahkan menunjukkan bahwa bayi yang baru berusia 2 hari bisa melihat wajah ibunya lebih lama daripada saat melihat wajah wanita lain. Selama minggu-minggu


pertama kehidupannya, bayi akan sering melihat wajah kita. Saat sudah berhasil, cobalah permainan baru seperti menjulurkan lidah atau mengernyitkan alis.


Bayi biasanya akan melakukan hal yang sama. Sekitar 50 persen bayi akan meniru kita. Kita juga bisa melakukan permainan untuk pertumbuhan otak bayi yang berhubungan dengan ekspresi lainnya seperti membuka mulut dan mata


lebar-lebar. Jika kita ingin mendapatkan bukti lebih bahwa bayi kita yang baru berusia beberapa minggu benar-benar memperhatikan kita maka kita bisa menambahkan elemen lain dalam permainan untuk pertumbuhan otak bayi. Tunggu


sampai bayi terbangun dan mengetahui kehadiran kita. Mulailah berbicara dengan bayi dan amati matanya yang fokus pada wajah kita. Berhentilah berbicara tiba-tiba dan biarkan wajah kita diam tanpa menghadirkan ekspresi apapun. Perhatikan ekspresi bayi, dia mungkin akan melihat wajah kita, melihat dari mata ke mulut dan sebaliknya. Mungkin dia


akan mengrnyitkan alis dan akan menggigit bibir bawahnya menunjukkan rasa frustasi. Bayi kemudian mungkin akan meningkatkan ekspresi dan gerakannya sampai mendapatkan respon kita.


Semua ekspresi yang ditunjukkan bayi dalam permainan untuk pertumbuhan otak bayi ini memberitahukan pada kita tentang betapa dia merasa menjadi bagian dari percakapan kita dengannya meskipun tidak mengerti kata-kata kita. Hal ini sekaligus menunjukkan berapa berharganya kita dalam hidup mereka dan juga sisi alamiahnya sebagai pencari


aktif dalam aktivitas sosial.Saat bayi berusia 4 bulan maka kita akan memerlukan hal baru dan menarik sehingga membuat bayi ingin menyentuh saat melakukan permainan untuk pertumbuhan otak bayi.Serangkaian kunci yang


bercahaya akan sangat cocok. Kita bisa mencoba untuk menunjukkanya kemudian menyembunyikannya di bawah selimut.Biasanya bayi akan cenderung menghentikan perhatiannya akan kunci. Hal ini menunjukkan bahwa bayi belum bisa mengerti konsep bahwa benda masih ada meski lepas dari pandangan. Bayi baru akan mengerti bahwa suatu


benda tetap ada meski sudah lepas dari pandangan saat kita berumur sekitar 10 bulan. Bayi usia 10 bulan akan mencari barang yang kita sembunyikan dan menyingkirkan halangan yang ada untuk menemukannya. Bayi juga akan


menyukai permainan untuk pertumbuhan otak bayi yang melibatkan kaca. Semua bayi suka untuk melihat diri mereka di kaca.


Permainan untuk pertumbuhan otak bayi yang melibatkan kaca bisa dimulai dengan membiarkan bayi melihat dirinya sendiri di depan kaca selama sekitar 1 menit. Ambil bayi, berikan titik kecil dengan lipstick pada pipi dan hidungnya kemudian tempatkan dia lagi di depan kaca. Sebagian besar bayi yang berusia kurang dari 12 bulan tidak akan


memperhatikan perbedaan ini. Sebagian kecil tersenyum dan menyeringai yang menandakan mereka mengerti bahwa ada sesuatu yang berbeda.Bayi yang lebih dewasa biasanya akan memperhatikan perbedaan ini. Mereka akan meraih


kaca, memperlihatkan mereka belum mengerti bahwa mereka melihat cerminan diri mereka sendiri. Saat berumur 18 bulan, permainan untuk pertumbuhan bayi dengan menggunakan cermin ini akan mulai bisa dimengerti. Bayi akan memahami refleksi dirinya di kaca dan menyentuh mukanya sendiri. Hal ini membuktikan bahwa mereka tahu sedang


melihat cerminan dirinya sendiri.Yang perlu kita cermati adalah bahwa permainan untuk pertumbuhan otak bayi ini hanya bertujuan merangsang perkembangan otak bayi. Bayi yang sensitif bukan berarti lebih baik atau lebih buruk dari


bayi yang santai. Sama halnya dengan bayi yang bisa mengenali cerminan dirinya selama beberapa minggu lebih cepat berarti lebih pintar. Poin yang harus kita ingat adalah bahwa setiap bayi mengalami tingkat pertumbuhan yang berbeda meski dilatih dengan permainan untuk pertumbuhan otak bayi yang sama.



Mengenali Permainan Pertumbuhan Otak Bayi bagian ke 1

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar