Kamis, 12 November 2015

Mengungkap Rahasia Memperlancar Pemberian ASI Awal

Artikel ini terwujud dari sebagian laba yang diperoleh AdoraBabyShop.Com. Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa dan para pelanggan setia AdoraBabyShop.Com, sehingga kami bisa memberikan kembali kepada para Bunda/Ayah diseluruh indonesia dalam bentuk ilmu tentang dunia kehamilan dan parenting yang bermanfaat.


Pada kenyataannya, proses menyusui tidak selalu mudah. Oleh karena itulah diperlukan cara yang tepat untuk memperlancar pemberian asi awal. Mungkin akan dibutuhkan beberapa kali percobaan sebelum bayi yang baru lahir belajar untuk minum asi. Pada awalnya mungkin kita tidak akan punya persiapan seberapa sering si kecil ingin menyusu pada awalnya. Menyusui adalah suatu hal yang alami tapi juga sekaligus memerlukan pembelajaran.


Mengetahui apa yang menjadi hal yang biasa terjadi bisa memudahkan kita dalam hari-hari dan minggu-minggu pertama dan membuatnya menjadi sangat menyenangkan. Saat kita merasa nyaman maka kita juga akan bisa mendapatkan kepercayaan diri untuk mengetahui kapankah proses menyusui ini berlangsung dengan baik atau saatnya untuk meminta bantuan untuk memperlancar pemberian asi awal.


Mengungkap Rahasia Memperlancar Pemberian ASI Awal


Pada dasarnya, menyusui dimulai selama jam-jam pertama atau jam kedua setelah kelahiran bayi dimana bayi saat itu sangat waspada dan siap untuk menyusu. Disinilah kita harus memiliki pengetahuan yang cukup tentang bagaimana cara memperlancar pemberian asi awal.


Selama beberapa hari pertama saat bayi masih mungkin mendapatkan kolostrum dan juga cadangan asi ibu belum meningkat maka bayi akan ingin menyusu lebih lama bahkan berjam-jam. Hal ini tidak perlu menjadi ketakutan para ibu karena akan menimbulkan sakit pada putting. Pada kenyataannya,


menyusui lebih lama dan sering akan mengurangi terjadinya pembengkakan pada payudara ibu asalkan kita memiliki pengetahuan yang cukup tentang bagaimana cara memperlancar pemberian asi awal.


Susu pertama atau kolostrum mengandung konsentrasi antibodi tinggi untuk meningkatkan sistem kekebalan bayi. Karena itulah penting bagi kita untuk memperlancar pemberian asi awal karena kolostrum membantu melancarkan buang air besar bayi. Konsumsi kolostrum sangat penting bagi bayi karena bisa mengurangi produksi bilirubin yang merupakan pecahan dari sel darah merah berlebih saat lahir.


Ada kalanya bayi terkesan tidak tertarik untuk menyusui. Meski demikian, kita harus selalu berusaha mengajak bayi untuk menyusu setidaknya selama beberapa jam sekali. Jika bayi lebih suka untuk tidur maka cara kita untuk memperlancar pemberian asi awal adalah berusaha untuk membangunkannya beberapa jam sekali dengan cara menggelitik atau menepuk-nepuk punggungnya.


Saat persediaan susu kita menjadi berlebih pada hari ke 3 atau ke 4 maka pola menyusu bayi juga mungkin berubah.


Bayi yang semula menyusu dengan semangat mungkin akan jadi malas sementara yang awalnya malas-malasan akan menjadi lebih bersemangat. Seiring dengan berhasilnya kita memperlancar pemberian asi awal maka kita juga harusnya menemui bayi akan lebih banyak buang air daripada biasanya.


Masalah yang biasanya terjadi bagi para ibu menyusui adalah pembengkakan payudara. Masalah ini pastinya membuat ibu merasa tidak nyaman bahkan merasakan sakit dan demam.Rasa sakit dan nyeri saat pembengkakan terjadi bisa kita kurangi dengan mandi air hangat dan juga memijat payudara dengan lembut.


Seringkali pembengkakan menyebabkan putting ibu akan masuk kedalam dan membuat bayi sulit untuk menyusu. Jika ini terjadi maka kita bisa memompa asi keluar untuk memperlancar pemberian asi awal dan membuat bayi mudah untuk minum asi.


 


Persediaan asi kita sangat bergantung pada persediaan dan permintaan. Semakin banyak kita menyusui maka akan semakin banyak susu yang kita produksi. Untuk memastikan persediaan susu kita mencukupi kebutuhan bayi maka kita  bisa lebih sering menyusui bayi. Menurut ahli kesehatan, menyusui dengan lebih sering akan bisa membuat kebutuhan bayi tercukupi.


Biasanya akan terjadi perubahan pola menyusu sekitar dua mingguan, enam mingguan, tiga mingguan dan juga 6 bulanan. Pengetahuan kita yang cukup mengenai cara memperlancar pemberian asi awal akan memudahkan kita untuk menghadapi perubahan pola menyusu bayi.


Selama bayi menyusu dengan aktif maka sebaiknya kita menyusui dengan bergantian tentunya tetap dengan kondisi santai dan nyaman. Kandungan lemak dalam susu meningkat saat  bayi menyusu. Oleh karena itulah maka biarkan bayi untuk menyelesaikan proses menyusunya untuk memastikan bayi menerima cairan dan lemak yang seimbang.


Mengganti payudara terlalu cepat saat menyusu bisa menyebabkan bayi kekurangan asupan kalori dan bukanlah cara memperlancar pemberian asi awal yang disarankan. Kekurangan ini bisa menyebabkan ketidakseimbangan pertumbuhan berat, kolik, kembung atau bahkan berak berwarna hijau


. Pengetahuan yang cukup mengenai cara memperlancar pemberian asi awal yang benar sangat penting untuk menghindari masalah ini. Jika kita merasa tidak yakin apakah bayi mendapatkan susu yang cukup atau tidak maka pada umumnya bayi baru lahir akan menyusu setidaknya 8 sampai 12 kali dalam sehari.


Pengetahuan yang penting untuk mendukung keinginan kita untuk memperlancar pemberian asi awal adalah dengan mengabaikan panjang waktu menyusu namun lebih pada berapa kali bayi menyusu.


Ada banyak bayi yang baru lahir memiliki kebiasaan tidur sangat lelap sehingga tidak akan terbangun sampai matahari terbit. Pola menyusui yang normal memiliki beragam jenis mulai dari bayi yang menyusu setiap setengah jam, setiap 1 jam, setiap setengah jam selama 40 sampai 60 menit atau bahkan setiap 4 jam selama 10 menit. Selama bayi buang air kecil setidaknya 5 sampai 6 kali, buang air besar 3 sampai 4 kali setiap hari, berat badannya naik sekitar 1 kilo


setiap minggunya maka ibu tidak perlu khawatir untuk memperlancar pemberian asi awal karena bayi mendapatkan cukup asi. Metode menempelkan mulut bayi sedekat mungkin dengan putting ibu adalah posisi yang baik karena membuat masa menyusui menjadi sangat nyaman bagi ibu dan juga si kecil akan mendapatkan cukup asi. Untuk memperlancar pemberian asi awal maka kita bisa melekatkan mulut bayi pada area sekitar putting yang berwarna lebih gelap akan memudahkan bayi mendapatkan asi untuk mencukupi kebutuhannya.


Seringkali ibu yang baru menyusui melakukan posisi yang salah seperti melekatkan mulut bayi pada ujung puting yang justru akan berakibat puting menjadi terluka dan bayi mendapatkan susu yang lebih sedikit. Pengetahuan tentang posisi yang benar penting dalam memperlancar pemberian asi awal karena pada dasarnya jika posisinya benar maka seberapa lamapun bayi menyusu tidak akan menyakiti ibu.


Agar posisi perlekatan yang baik bisa tetap terjaga kita bisa menjaga agar posisi payudara tetap stabil dengan cara menyangganya dengan ibu jari di satu sisi dan jari-jari kita di bagian sisi lainnya. Pastikan ibu jari serta jari-jari tangan kita menyangga putting dan daerah sekitarnya dengan baik penting untuk memperlancar pemberian asi awal agar tidak menutupi jalan bayi untuk mendapatkan asi. Hal ini penting agar bayi bisa menjaga kenaikan berat badan normal.


 


By Desi Purbi.



Mengungkap Rahasia Memperlancar Pemberian ASI Awal

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar