Kamis, 26 November 2015

Membahas Tuntas Ragam Makanan Bayi yang Aman Bagian ke 2

Artikel ini terwujud dari sebagian laba yang diperoleh AdoraBabyShop.Com. Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa dan para pelanggan setia AdoraBabyShop.Com, sehingga kami bisa memberikan kembali kepada para Bunda/Ayah diseluruh indonesia dalam bentuk ilmu tentang dunia kehamilan dan parenting yang bermanfaat.


 


Memberikan makanan bayi yang aman tentunya tidka bis aterlepas dari cara penyiapannya. Jika kita ingin memastikan bahwa kita telah menyediakan makanan yang aman maka kita bisa mengikuti beberapa langkah berikut ini:


 


1. Menjaga kebersihan tempat memasak, alat masak dan juga bahan


Makanan Bayi yang Aman


Menyediakan makanan bayi yang aman tidak terlepas dari kebersihan alat dan tempat memasak. Untuk itu kita harus mencuci peralatan memasak dengan air hangat sebelum dan sesudah digunakan.


 


2. Menghindari penggunaan bumbu tambahan dalam makanan bayi


 


Jangan menggunakan bumbu dalam makanan bayi. Apapun pilihan makanan yang kita pilih baik itu makanan siap saji ataupun buatan rumahan sebaiknya menghindari pemberian bumbu. Bumbu-bumbu seperti garam, gula, minyak,


mentega dan lainnya mungkin memang akan menambah rasa namun tidak sehat bagi bayi. Sayangnya kita telah terbiasa menggunakannya saat memasak sehingga secara tidak sadar telah mengkontaminasi makanan bayi yang aman. Biasakan bayi memakan cita rasa alami dari setiap bahan makanan yang disajikan sehingga tidak membuatnya


menjadi pemilih dan lebih sehat di masa depan. Faktanya, kebiasaan kita menambahkan garam untuk membuat makanan bayi lebih lezat justru akan membuat kerja ginjal bayi lebih berat. Jadi berikan makanan bayi yang aman dengan rasa alaminya tanpa tambahan apapun.


 


3. Gunakan bahan buah dan sayuran segar dengan tepat saat membuat sendiri makanan bayi.


 


Sayuran dan buah segar adalah jenis bahan yang pas untuk menyiapkan makanan bayi yang aman.Hal ini dikarenakan sayuran dan buah segar dilengkapi dengan kandungan vitamin, mineral dan juga serat yang penting bagi


perkembangan bayi. Jika ingin membuat makanan bayi buatan rumahan maka kita harus berhati-hati saat memilih bahan. Jangan gunakan buah atau sayuran yang dalam kondisi rusak. Cuci dengan bersih bahkan untuk buah atau sayuran yang harus dikupas terlebih dahulu. Keringkan buah dan syuran yang sudah dicuci dengan kain bersih atau


kertas setelah dibersihkan. Jangan lupa untuk membuang semua biji dan kandungan buah dan sayur yang mungkin membuat bayi tersedak. Agar kita bisa menyajikan makanan bayi yang aman maka ada baiknya jika kita memasak


semua buah dan sayuran agar lebih mudah dicerna oleh bayi. Gunakan bahan segar langsung dalam sehari atau dua hari setelah pembelian agar kandungan vitamin dan mineralnya tetap terjaga.


 


4. Hindari penggunaan nitrat.


 


Nitrat adalah bahan kimia yang biasanya ditemukan di air. Nitrat bisa menyebabkan kelainan darah yang biasa disebut sebagai methemoglobinemia. Nitrat juga biasa ditemukan pada sayuran segar seperti kacang hijau, wortel, skuash atau bayam.


Agar sayuran dan buah segar yang kita gunakan bisa menjamin yang kita sajikan adalah makanan bayi yang aman maka kita bisa menghindari pemberian bahan-bahan diatas untuk bayi dibawah 6 bulan. Jangan juga memberikan


bahan ini jika kondisinya telah disimpan dalam lemari es selama lebih dari 24 jam atau menggunakannya sebagai olahan jus. Agar lebih bervariasi berikan saja sayur segar lainnya seperti kentanag, jagung, buncis dan lainnya yang rendah kandungan nitratnya dan pastiya cocok dipadukan untuk menciptakan makanan bayi yang aman.


 


5. Memilih bahan makanan organik


 


Makanan organik adalah pilihan makanan bayi yang aman berikutnya. Makanan jenis ini dikategorikan aman dan sehat karena faktor-faktor berikut:


 


   Ditanam tidak dengan limpahan bahan kimia seperti halnya proses pertanian konvensional.


 


   Menggunakan tenaga manual sehingga tidak melalui rekayasa genetis, penggunaan penyubur tanaman dan pembasmi hama yang kaya bahan kimia.


 


–   Peternakan organik juga bisa diandalkan untuk memproduksi bahan untuk makanan bayi yang aman karena tidak menggunakan hormon buatan untuk mempercepat pertumbuhan ataupun pencegahan penyakit.


 


6. Memilih makanan vegetarian


 


Bayi akan lebih sehat jika kita menyajikan makanan bayi yang aman. Makanan vegetarian adalah pilihan yang pas karena tidak menggunakan bahan dari hewan ataupun hasil olahan susu yang seringkali menimbulkan alergi.


Hanya saja kita harus memastikan bahwa bayi mendapatkan asupan nutrisi yang cukup. Jenis makanan vegetarian antara lain kacang yang dihaluskan, tahu dan telur rebus.


 


7. Memisahkan antara makanan mentah dan yang sudah dimasak saat menyiapkan resep.


 


Jika ingin menyajikan makanan bayi yang aman maka sebaiknya kita selalu memilah antara makanan mentah dan juga makanan yang sudah jadi. Ada baiknya juga jika kita membedakan talenan atau alas potong untuk daging mentah,


unggas dan juga makanan laut. Untuk talenan atau alas potong, kita bisa memilih bahan akrilik, kaca atau plastik yang mudha dibersihkan dan cenderung kurnag berpotensi untuk membawa kotoran.


By Desi Purbi.



Membahas Tuntas Ragam Makanan Bayi yang Aman Bagian ke 2

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar