Selasa, 17 November 2015

Tips Mendidik Bayi Supaya Pintar Sejak Dini Bagian ke 1

Artikel ini terwujud dari sebagian laba yang diperoleh AdoraBabyShop.Com. Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa dan para pelanggan setia AdoraBabyShop.Com, sehingga kami bisa memberikan kembali kepada para Bunda/Ayah diseluruh indonesia dalam bentuk ilmu tentang dunia kehamilan dan parenting yang bermanfaat.


Mendidik bayi supaya pintar sangat erat dengan IQ bayi. Ternyata IQ ini sendiri bisa ditingkatkan. IQ bayi sendiri diukur dengan memeriksa pencapaian perkembangannya. Pencapaian si kecil bisa dilihat dari apakah dia tersenyum, duduk, berguling dan melakukan aktivitas sesuai dengan tahapan perkembangan secara umum. Beberapa bayi bisa


berkembang dengan cepat dibanding yang lain sementara beberapa justru mengalami keterlambatan. Keterlambatan ini sendiri tidak selalu diartikan sebagai masalah karena setiap bayi itu unik. Kita masih mengatasinya dengan


mendidik bayi supaya pintar dengan jalan meningkatkan potensi IQnya. Jika bayi memiliki masalah dengan perkembangan maka kita bisa membantunya dengan mengajarkan bayi membaca, rangsangan visual dan meluangkan waktu lebih banyak untuk bermain. Penundaan perkembangan bisa terjadi karena berbagai faktor. Salah satunya


adalah karena rendahnya tingkat IQ. Jika ingin mendidik bayi supaya pintar maka kita bisa berusaha untuk meningkatkannya. Otak bayi berkembang melalui pergerakan dan pengalaman sejak lahir bahkan saat dia masih


dalam kandungan. Saat bayi lahir dan bisa merasakan dunia di sekelilingnya maka perkembangan syarafnya menjadi berkembang pesat.


Tips Mendidik Bayi Supaya Pintar Sejak Dini Bagian ke 1


Jalur syaraf pada bayi sangat berpengaruh pada keberhasilan kita mendidik bayi supaya pintar. Jalur syaraf itu sendiri adalah suatu koneksi diantara sel-sel otak dan juga seluruh tubuh.Jika kita bisa menemukan cara untuk memperbaiki sirkuit ini maka kita akan bisa meningkatkan kemampuan dan kecerdasan bayi.  Pertumbuhan otak dan jalur syaraf


sangat dipengaruhi oleh pergerakan dan juga pengalaman. Jika kita menganggap bahwa mendudukkan bayi di depan TV untuk melihat beragam video bisa menjadikannya pintar maka kita salah. Sebenarnya ada beberapa cara yang bisa


kita lakukan untuk meningkatkan IQ bayi dan mendidik bayi supaya pintar. Beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk bayi antara lain adalah dengan memberikan asi, membiasakan minum air, memberikan pijatan, menelungkupkan bayi, mengajak berdansa, memutarkan musik, mengajak bayi merasakan lingkungan dan aktivitas yang berbeda. Selain itu,


kita juga bisa mendidik bayi supaya pintar melalui pengajaran bahasa isyarat, melakukan gerakan senam otak, dan membatasi tv.


Hal pertama yang bisa kita lakukan untuk menunjang proses mendidik bayi supaya pintar adalah dengan memberikan asi. Ada banyak penelitian yang menunjukkan hasil bahwa bayi yang diberi asi memiliki IQ yang lebih tinggi daripada bayi yang minum susu formula. Hal ini mungkin terjadi karena adanya rangsangan yang timbul dari memeluk bayi,


menyentuh dan membuat kontak mata. Berbagai rangsangan ini memungkinkan tumbuhnya jalur syaraf yang baru. Setelah bayi bisa memakan makanan tambahan maka kita bisa membuat sendiri makanan tambahan ini. Membuat


sendiri akan lebih aman karena kita bisa mengontrol bahan-bahan yang digunakan. Memyediakan makanan yang sehat juga sangat penting dalam proses mendidik bayi supaya pintar. Bayi yang mendapat asupan bergizi pastinya nanti akan menjadi lebih pintar. Hal yang perlu diingat saat membuat makanan untuk bayi adalah tidak menambahkan gula dan zat


tambahan apapun. Ajari bayi untuk mencintai air karena air sangat penting bagi tubuh kita untuk bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Air juga penting bagi fungsi jalur syaraf melalui otak dan tubuh. Dengan sendirinya, memperhatikan asupan makanan dan minuman bayi sangat penting dalam mendidik bayi supaya pintar.


Sentuhan juga penting bagi perkembangan otak. Menyentuh bayi melalui pelukan dan juga pijatan pada punggung, leher, kepala, lengan dan kaki juga baik dalam mendidik bayi supaya pintar.  Membiarkan bayi tengkurap selama setidaknya 2 sampai 3 kali sehari akan berperan penting dalan perkembangannya. Dalam berbagai buku,


menengkurapkan bayi akan menunjang perkembangan dari kepala, leher, punggung, penglihatan, keseimbangan dan juga perkembangan otaknya. Mendidik bayi supaya pintar tidak harus selalu dilakukan dengan aktivitas yang serius.


Kita bisa mengajaknya untuk berdansa. Gerakan berputar-putar akan merangsang berbagai bagian otak, meningkatkan pusat keseimbangan, menunjang perkembangan mata dan telinga dan banyak hal lainnya. Meletakkan bayi dalam ayunan lalu memutarnya ternyata bisa membantu bayi yang memiliki keterlambatan fungsi otak. Bahkan memutar-mutar


bayi dalam ayunan ternyata bisa membantu bayi yang termasuk dalam kategori keterlambatan perkembangan. Jadi bisa disimpulkan bahwa mendidik bayi supaya pintar bisa kita lakukan melalui berbagai cara dan pada usia sedini mungkin.


Irama dan ritme musik ternyata mengembangkan otak dan jalur syaraf. Bayi bahkan sudah mengenal ritme sejak dalam kandungan melalui irama dan ritme dari detak jantung dan pernapasan ibu. Mendidik bayi supaya pintar bisa kita lakukan dengan memainkan beragam jenis musik untuk bayi. Cara lainnya adalah dengan menunjukkan berbagai


lingkungan yang berbeda pada bayi. Ajaklah bayi keluar seperti menginjakkan kaki telanjangnya di rumput, pergi ke pantai dan membiarkannya merasakan sensasi pasir dan ombak. Naik perahu, berenang, mengapungkan bayi di air,


pergi ke hutan dan membiarkannya menyentuh pohon dan tanaman, menunggang kuda, pergi ke taman dan banyak hal lainnya bisa sangat membantu kita dalam mendidik bayi supaya pintar.


Lakukan setiap kegiatan yang memungkinkan bayi untuk bisa menyentuh, merasa, mendengar, merasakan, mengingat dan bergerak. Kegiatan-kegiatan ini adalah cara terbaik dalam mendidik bayi supaya pintar untuk menumbuhkan jaringan otaknya.


Kita juga bisa mengajak bayi melakukan senam otak dalam mendidik bayi supaya pintar.Senam ini bisa kita lakukan dengan  menyentuhkan tangan kanan ke lutut kiri, menyentuhkan tangan kiri ke lutut kanan. Bagi bayi yang masih berusia dini maka kita bisa mengganti gerakan ini dengan menidurkan bayi dalam posisi terlentang dan kemudian


menggerak-gerakkan tangan dan kakinya. Gerakan ini penting dalam mendidik bayi supaya pintar karena nantinya akan mendukung gerakan merangkak dan perkembangan lainnya.


Bayi juga bisa menjadi lebih cerdas jika diperkenalkan pada bahasa isyarat sejak dini. Membatasi waktu menonton TV juga penting dalam mendidik bayi supaya pintar. Faktanya, kita menggunakan tv sebagai pengasuh bayi atau pengalihan perhatian si kecil agar kita bisa menyelesaikan aktivitas kita. Seharusnya kita memberikan mainan


daripada membiarkan si kecil menonton tv sepanjang waktu. Bayi bahkan sudah bisa mengenali wajah dalam usia 4 minggu. Mengajarkan bahasa dan isyarat baru penting untuk dilakukan secara kontinyu.


Hal ini dikarenakan bayi pada usia 12 minggu sudah bisa mengingat dan mengklasifikasikan obyek-obyek yang familiar. Dengan ini maka mendidik bayi supaya pintar sebenarnya bisa kita lakukan sejak dini.


By Desi Purbi.



Tips Mendidik Bayi Supaya Pintar Sejak Dini Bagian ke 1

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar