Senin, 25 Maret 2013

Cara Menggunakan Pompa Asi dengan Efektif

Artikel ini terwujud dari sebagian laba yang diperoleh AdoraBabyShop.Com. Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa dan para pelanggan setia AdoraBabyShop.Com, sehingga kami bisa memberikan kembali kepada para Bunda/Ayah diseluruh indonesia dalam bentuk ilmu tentang dunia kehamilan dan parenting yang bermanfaat.


Dewasa ini banyak kaum ibu yang memilih pompa asi untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. Sebagaimana kita ketahui bahwa menyusui asi adalah cara termurah untuk menghasilkan pilihan nutrisi terlengkap bagi si kecil. Namun gaya kehidupan modern dan tuntutan kebutuhan ekonomi seringkali membuat banyak wanita harus menghadapi kenyataan bahwa mereka harus meninggalkan bayi selama beberapa waktu saat mereka harus kembali bekerja. Dengan adanya pompa asi modern, tehnik yang tepat dan juga rekan kerja yang pengertian maka tidak ada lagi alasan bagi seorang wanita untuk berhenti menyusui karena keterbatasan waktu bersama si kecil. Memompa juga dibutuhkan jika kita memiliki bayi yang prematur, sakit atau tidak bisa menghisap. Memompa asi memberikan rangsangan yang tepat bagi produksi susu saat menyusui asi.



Berikut ini adalah beberapa tehnik pompa asi yang bisa kita lakukan. Salah satunya adalah dengan cara manual. Langkah-langkah dalam tehnik manual adalah sebagai berikut:



1.    Menempatkan pompa manual di atas puting dari salah satu dada. Jika kita melakukan hal ini sembari bayi menyusu pada puting satunya maka kita akan bisa membangun cadangan susu dengan lebih cepat. Proses yang alami dalam menyusui akan memungkinkan susu bisa mengalir dengan mudah ke dalam botol yang sudah disambungkan ke pompa asi.



2.    Remas bola karet pada pompa asi sehingga air susu akan mengalir keluar seperti halnya saat sedang menyusui bayi. Jika produksinya pelan maka kita bisa meremas bola karet secara perlahan.


3.    Lakukan prosedur yang sama jika kita menggunakan pompa asi manual meskipun bayi sedang tidak menyusu. Bayi biasanya akan menghisap puting sebanyak 40 sampai 60 kali per menit sehingga akan lebih baik jika kita mengikuti pola rutinitas ini saat memompa. Jika kita menemui kesulitan untuk bisa mengalirkan air susu maka kita bisa merujuk pada pilihan lain yaitu dengan memompa dengan lebih sering. Hal ini perlu dilakukan agar kita bisa meningkatkan produksi susu.


4.    Ulangi dengan puting yang satunya. Lepas pompa asi, tutup botol penampung asi dan bekukan saat susu berhenti mengalir ke dalam botol atau dada terasa kosong.


Pada metode yang menggunakan pompa asi manual, ada beberapa aspek penting yang akan mempengaruhi hasil pemerasan asi. Berikut ini adalah beberapa hal yang patut kita cermati saat melakukan tehnik manual:


-    Ketenangan

Dalam proses penggunan pompa asi manual, ketenangan adalah hal yang paling penting. Menjelang memeras asi, kita bisa mulai menenangkan diri dengan cara memejamkan mata sejenak, mengambil nafas dalam-dalam beberapa kali. Kita akan bisa melepaskan tekanan setiap kali menghembuskan nafas.


-    Melakukan pijatan

Melakukan pemijatan pada bagian dada bisa memudahkan kita saat menggunakan pompa asi. Hal ini dimungkinkan untuk terjadi karena dengan dipijat maka dada akan menjadi lebih lembut. Pijat dengan gerakan memutar ke sekeliling bagian dada.


Cara Menggunakan Pompa Asi dengan Efektif


-    Gunakan visualisasi

Saat kita memompa, bayangkan bayi kita sedang menyusu atau hal-hal indah lainnya untuk memudahkan saat menggunakan pompa asi untuk memeras.


-    Kecepatan dan juga hisapan

Saat pertama kali kita menggunakan pompa asi manual maka akan lebih baik jika kita mulai memompa dengan ritme cepat. Jika kita merasa bahwa air susu mulai mengalir maka kita bisa mulai melakukan gerakan memeras dengan ritme yang lebih pelan.



-    Saat kedua puting menghasilkan susu secara bersamaan.

Banyak ibu yang menemukan fakta bahwa penggunaan pompa asi manual seringkali membuat kedua puting mengalirkan air susu. Jika hal ini terjadi maka kita bisa menempatkan wadah lain di bagian puting lainnya agar kita tidak membuang-buang air susu yang berharga.



Tehnik lainnya yang bisa kita lakukan dengan pompa asi adalah tehnik dengan pompa elektrik. Berikut ini langkah-langkah mudah untuk memaksimalkan fungsi pompa yang telah kita beli di toko ini:


1.    Gunakan pompa ganda daripada pompa satuan untuk bisa mendapatkan susu dengan lebih banyak dalam waktu yang singkat. Stel pompa ini pada mode hisapan yang lemah terlebih dahulu baru kemudian coba mode hisapan lainnya untuk bisa menemukan pola hisapan dari pompa asi yang pas.


2.    Pastikan bahwa kita menggunakan penutup dengan ukuran yang pas. Pilihlah yang cukup lebar sehingga bisa menutupi seluruh daerah bagian dada


3.    Alokasikan setidaknya 10 sampai 15 menit untuk memompa sebagaimana waktu yang normal dibutuhkan oleh bayi pada proses menyusui normal.


4.    Pijatlah bagian dada sebelum memompa dengan pompa asi jika kita menemui kesulitan untuk memeras asi.


5.    Simpan susu dalam pendingin atau emari es jika kita tidak memiliki ruang pembeku. Namun yang harus diingat adalah susu hasil perahan ini harus diberikan pada bayi setidaknya dalam 4 sampai 8 jam.


Untuk mendapatkan hasil yang terbaik maka kita perlu menenangkan diri saat memompa dengan pompa asi. Kompres dengan air hangat agar memudahkan prose pemerasan air susu. Minumlah sedikit cairan agar bisa membantu meningkatkan cadangan air susu.


By Desi Purbi.


Follow us at:
http://www.facebook.com/Adorababyshop
http://www.twitter.com/Adorababyshop



Cara Menggunakan Pompa Asi dengan Efektif

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar