Rabu, 20 Februari 2013

Pencegahan Ruam dan Manfaat Penggunaan Krim Ruam Popok

Artikel ini terwujud dari sebagian laba yang diperoleh AdoraBabyShop.Com. Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa dan para pelanggan setia AdoraBabyShop.Com, sehingga kami bisa memberikan kembali kepada para Bunda/Ayah diseluruh indonesia dalam bentuk ilmu tentang dunia kehamilan dan parenting yang bermanfaat.

Saat kita baru saja memiliki bayi maka kita akan mengalami begitu banyak hal yang bisa saja membuat bayi merasa tidak nyaman. Masalah-masalah yang menganggu umumnya adalah iritasi, rasa lapar dan juga ruam popok. Kulit seorang bayi biasanya sangat lembut dan halus dan begitu penggunaan popok mulai menggosok kulitnya maka akan menimbulkan ruam yang sangat menyakitkan. Saat inilah krim ruam popok sangat diperlukan. Biasanya, sebagian besar orang tua hanya mengetahui satu atau dua hal mengenai ruam popok. Bayi akan terus menangis sampai masalah ini terpecahkan. Namun jika masalah ini tidak terselesaikan secara baik maka akan bisa menjadi masalah yang serius. Krim ruam popok diperlukan sesegera mungkin begitu ruam mulai terbentuk untuk mencegah ruam popok.

Saat bayi mulai merasa terganggu dengan ruam popok maka kita perlu untuk mengetahui bagaimana untuk merawat bayi dengan masalah ruam ini. Hal ini bisa dicegah dengan banyak cara dan salah satu cara yang baik adalah dengan menggunakan krim ruam popok. Jika kita menggunakan krim ruam yang benar untuk mengurangi ruam popok dan kelembapan yang seringkali menjadi penyebabnya maka bayi kita tidak akan lagi merasa terganggu.  Salah satu krim ruam popok yang baik adalah produk perawatan kulit bayi yang terbuat dari bahan yang alami. Selain itu kita jug abisa mencari beberapa ulasan dan tips tentang pencegahan ruam pada bayi di berbagai media online. Krim ruam popok berbahan alami seperti seperti gandum atau lidah buaya akan bisa menjaga kehalusan, kesehatan dan juga mengurangi kelembapan kulit.

Solusi masalah ini selain menggunakan krim ruam popok yang benar adalah juga dengan memilih popok yang baik. Ruam bisa dengan mudah menyebabkan bayi rewel dan juga sulit tidur. Krim ruam popok bisa membantu untukmeredakan kulit yang terbakar dan juga menyembuhkan kulit seperti sedia kala dalam waktu beberapa hari. Popok bayi biasanya memiliki semacam bahan untuk menyerap air kencing dan juga menjaga bayi tetap kering. Bagaimnapun juga kita harus tetap menjaga daerah pantat bayi selalu kering. Pemakaian krim ruam popok ini adalah solusi terbaik sampai bayi bisa untuk dilatih buang air. Penyebab lain yang harus diwaspadai adalah pencucian pakaian bayi dengan menggunakan deterjen yang mengandung bahan kimia. Ruam harus segera diatasi, jika tidak akan mulai menyebabkan pendarahan karena terus digaruk.

Krim ruam popok berbentuk kecil dan sangat mudah untuk dibawa saat bepergian. Krim ini perlu dibawa saat bepergian karena resiko terjadinya ruam akan semakin tinggi saat kita mengajak si kecil bepergian. Hal ini disebabkan karena bayi harus duduk diatas popok basahnya selama beberapa waktu. Ruam popok sendiri bisa terjadi karena disebabkan oleh banyak hal seperti reaksi terhadap berak bayi sendiri, air kencing atau juga sabun untuk mencuci. Berikut ini beberapa tips untuk menghindari ruam popok pada bayi:

1.    Ucapkan selamat tinggal pada penggunaan popok.

Saat si kecil terkena ruam popok maka solusi terbaik selain menggunakan krim ruam popok adalah mengganti popoknya sesering mungkin. Penggantian popok dengan lebih sering akan bisa mencegah kulit bayi yang sudah terluka akibat ruam popok terlibat kontak lebih jauh dengan berak atau kencingnya sehingga tidak akan menimbulkan luka yang lebih parah. Selain itu akan lebih baik jika kita selain mengoleskan krim ruam popok namun juga membiarkan area pantat bayi dalm kondisi terbuka dan terkena udara bebas. Kita hanya perlu meletakkan alas di bagian pantat bayi.

2.    Tetap jaga kondisi pantat bayi yang terkena ruam agar tetap bersih dan kering.

Menjaga agar pantat tetap bersih dan kering bisa mencegah tumbuhnya mikro organisme yang memperparah ruam.

Pencegahan Ruam dan Manfaat Penggunaan Krim Ruam Popok

3.    Jangan menggunakan tisu pembersih yang banyak tersedia di pasaran.

Kebanyakan tisu pembersih yang tersedia di pasaran mengandung bahan yang mengiritasi seperti alkohol dan juga bahan kimia lainnya. Akan lebih baik jika menggunakan krim ruam popok sambil tetap menggunakan sabun tradisional yang mengandung perawatan anti bakteri untuk membersihkan pantat bayi.

4.    Angin-anginkan bagian pantat bayi yang terkena ruam

Saat kita mengganti popok bayi, pastikan bahwa kita sudah benar-benar mengeringkan daerah pantat bayi dengan handuk bersih. Akan lebih baik lagi jika kita membiarkan daerah pantat bayi yang terkena ruam terkena angin selama beberapa menit sebelum mengoleskan krim ruam popok atau memakaikan popok yang baru.

5.    Gunakan obat salep

Biasanya, ahli anak akan menyarankan penggunaan krim ruam popok atau obat salep yang direkomendasikan aman bagi bayi. Obat salep yang biasanya dianjurkan adalah Desitin, Diaparene dan Zinc Oxide.

6.    Gantung popok bayi dan angin-anginkan sampai kering.

Ada banyak orang yang menyarankan untuk mengangin-anginkan popok bayi sampai kering akan bisa mencegah terjadinya ruam popok.

7.    Jangan menggunakan celana plastik

Saat bayi menderita ruam popok maka akan menjadi hal yang sia-sia jika kita mengoleskan krim ruam popok namun memakaian celana plastik pada bayi. Celana plastik akan mengunci kelembapan sehingga akan semakin memperparah infeksi yang sedang dialami oleh bayi.

8.    Lakukan perubahan

Jika kita telah hampir mencoba segala cara dan ruam masih tetap saja terjadi maka kita bisa mencoba untuk mengganti deterjen yang kita pakai karena bisa saja deterjen inilah pemicu terjadinya ruam.

9.    Beralih ke popok kain

Popok kain memiliki bahan yang berbeda dengan popok plastik atau popok sekali pakai. Dengan bahannya yang tidak mengunci kelembapan maka yang kita perlukan hanya tinggal mengganti popok sesering mungkin agar kulit bayi tetap kering.

Jika kita sudah mengoleskan krim ruam popok atau obat salep namun ruam tidak juga membaik maka kita perlu melakukan tindakan lanjutan. Ciri-ciri ruam popok yang memerlukan tindakanlanjutan adalah jika ruam menjadi semakin memerah, melepuh, mengeluarkan nanah atau berkerak maka akan lebih baik jika kita segera memeriksakan kondisi bayi ke dokter ahli anak.

By Desi Purbi.

follow us at:
http://www.facebook.com/Adorababyshop
http://www.twitter.com/Adorababyshop


Pencegahan Ruam dan Manfaat Penggunaan Krim Ruam Popok

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar