Sabtu, 23 Februari 2013

Manfaat Karpet Bayi untuk Perkembangan Anak

Artikel ini terwujud dari sebagian laba yang diperoleh AdoraBabyShop.Com. Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa dan para pelanggan setia AdoraBabyShop.Com, sehingga kami bisa memberikan kembali kepada para Bunda/Ayah diseluruh indonesia dalam bentuk ilmu tentang dunia kehamilan dan parenting yang bermanfaat.

Pernahkah kita melihat anak kita bermain di lantai atau di keranjang tidurnya. Pernahkan kita berfikir tentang tipe-tipe hubungan yang ada di dalam pikirannya atau yang membuatnya tiba-tiba tersenyum. Masa ini adalah tahapan perkembangan yang sangat penting dimana kita sebagai orang tua bisa berperan untuk membimbing si kecil dengan membeli karpet bayi untuk bermain. Karpet ini bisa menawarkan berbagai manfaat antara lain:

1.    Membimbing perkembangan anak

2.    Membawa ketenangan dalam pikiran kita

3.    Menjaga si kecil agar terbebas dari debu dan kotoran.

4.    Karpet bayi  juga bisa tetap menjaga anak merasa terhibur.

Pada umumnya, kegemaran bayi ada 3 hal yaitu belajar merangkak, duduk dan mulai belajar berkata-kata. Semua hal ini adalah tahapan yang penting dalam kehidupan anak. 3 Kemampuan dasar inilah yang akan menunjukkan manfaat dari karpet bayi.

Karpet bayi akan membantu bayi dalam proses perkembangannya. Kita bisa membantu bayi mengembangkan kemampuan koordinasi tangan dan mata bayi dengan cara menggantungkan mainan. Selain itu juga bisa membantu perkembangan kontrol kepala dan lehernya saat si kecil berbaring dengan posisi perut berada di bawah. Semua kemampuan ini adalah keahlian yang penting begitu si kecil belajar untuk merangkak dan berjalan. Keuntungan utama yang kedua dari karpet bayi adalah segi kebersihannya. Pada kenyataannya, sistem kekebalan anak tidak akan terbentuk begitu saja. Akan membutuhkan waktu untuk bisa bertarung melawan seluruh potensi infeksi yang ada di sekelilingnya.

Karpet bayi akan menjaga si kecil dari tanah, debu dan kotoran. Menjaga si kecil tetap terlindungi dari infeksi potensial adalah hal yang penting sampai sistem kekebalan tubuhnya bisa terbentuk seiring dengan proses perkembangannya. Manfaat utama adalah segi hiburannya. Karpet untuk si kecil memiliki manfaat yang berbeda dari selimut. Karpet untuk si kecil memang di desain agar bisa bebas bermain di lantai. Karpet bayi pastinya sangat menarik untuk si kecil karena memiliki berbagai warna. Tidak hanya itu, karpet juga dilengkapi dengan permainan atau kombinasi detail yang halus, dijahit atau mainan dan bantal untuk bisa mengembangkan kemampuan si kecil. Jika bayi senang bermain di lantai maka penggunaan karpet bayi ini akan jauh lebih aman dan nyaman bagi si kecil.

Manfaat Karpet Bayi untuk Perkembangan Anak

Peran ibu di rumah untuk melaksanakan berbagai tugas rumah tangga akan bertanggung-jawab untuk menjaga bayi tetap terlindungi dan terhibur sementara ibu melanjutkan pekerjaannya di rumah. Karpet bayi biasanya terbuat dari bahan yang halus sehingga sangat nyaman bagi bayi untuk berbaring, berguling ke sekeliling dan juga bermain. Sebagian besar dari mereka terbuat dari berbagai warna dan desain. Tidak hanya itu banyak detail yang dibuat dengan penambahan mainan seperti ‘rattle’ untuk menarik perhatian bayi sembari dia berbaring. Para orang tua seringkali sangat terkejut bagaimana si kecil bisa sangat tenang dan terhibur saat si kecil bermain di karpetnya. Dengan demikian kita bisa tetap melakukan pekerjaan rumah tangga sementara si kecil tetap terhibur dan bermain di karpet bayi miliknya.

Fitur tambahan yang ditawarkan oleh beberapa merek karpet bayi adalah keamanan. Fitur keamanan ini berupa penghalang keamanan yang terbuat dari bahan halus yang berada di keempat sudut dari karpetnya.  Dengan sendirinya ini bisa dijadikan sebagai tambahan garansi keamanan meskipun saat bermain si kecil akan bergerak atau berguling kemana-mana. Bayi yang baru lahir memiliki gaya yang berbeda-beda. Oleh karena itulah akan lebih baik jika kita memilih produk karpet bayi yang sesuai dengan kepribadian dan gaya si kecil bukannya selera kita sebagai orang tua. Berikut ini adalah 4 contoh dari karpet yang paling populer di pasaran :

1.    Baby Einstein

2.    Bright Starts Baby’s Play

3.     Tiny Love Buy

4.    Infantino Twist and Fold

Karpet bayi menyediakan kesempatan yang tepat bagi kita untuk menjaga bayi tetap aman dan terhibur sembari kita menyelesaikan pekerjaan di rumah. Dengan adanya produk ini maka kita tidak perlu lagi menggendong bayi berkeliling sembari menyelesaikan pekerjaan rumah. Pada akhirnya karpet ini tidak hanya tepat untuk bayi namun juga bagi kita sebagai orang tua.

By Desi Purbi.

follow us at:
http://www.facebook.com/Adorababyshop
http://www.twitter.com/Adorababyshop


Manfaat Karpet Bayi untuk Perkembangan Anak

Jumat, 22 Februari 2013

Tips Cerdas Memilih Baju Dalaman Pelatihan Buang Air

Artikel ini terwujud dari sebagian laba yang diperoleh AdoraBabyShop.Com. Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa dan para pelanggan setia AdoraBabyShop.Com, sehingga kami bisa memberikan kembali kepada para Bunda/Ayah diseluruh indonesia dalam bentuk ilmu tentang dunia kehamilan dan parenting yang bermanfaat.

Ada begitu banyak hal yang perlu kita ajarkan pada balita kita untuk membantu mereka bisa melakukan hal-hal dengan mandiri. Pelatihan buang air adalah salah satu hal dasar yang perlu kita ajarkan pada si kecil. Dalam hal pelatihan ini sendiri, ada beragam jenis dari baju dalaman pelatihan buang air yang tersedia di pasaran. Produk yang tersedia juga hadir dalam beragam merek ternama. Macam-macam baju dalaman adalah baju dalaman yang polos, celana pelatihan dari bahan kain, popok sekali pakai, popok cuci ulang dan juga lampin celana. Dalaman yang polos biasanya cukup murah dan juga bisa digunakan kembali. Anak juga bisa secara nyaman memakai dan melepasnya. Bahan dari baju dalaman pelatihan buang air biasanya sangat nyaman dan bisa segera kita lihat jika dalam keadaan basah.

Anak cenderung merasa sangat senang saat mereka terlihat lebih mirip dengan orang tua mereka saat memakai baju dalaman ini. Secara otomatis hal ini akan menimbulkan perasaan alami dan juga nyaman bagi si kecil. Satu-satunya halangan yang ada adalah kita mungkin akan menghadapi tumpukan baju dalaman pelatihan buang air yang kotor di mesin cuci setiap harinya. Bahan kain mudah sekali menyerap  noda sehingga kemungkinan untuk mengotori perabotan, kasur dan juga tempat duduk mobil sangatlah tinggi. Celana kain pelatihan buang air bisa menyelesaikan masalah ini mengingat desainnya yang cukup tebal sehingga bisa menghindari kemungkinan mengotori perabotan, tempat duduk mobil dan lainnya. Anak akan bisa merasakan saat baju dalaman pelatihan buang air ini basah sehingga bisa segera diganti.

Celana latihan ini biasanya bisa digunakan kembali dan cukup murah daripada yang sekali pakai. Bagaimanapun juga tantangan yang ada tetaplah sama yakni menumpuknya cucian. Selain itu, kita juga bisa menggunakan lampin atau dalaman yang biasanya digunakan untuk tujuan pelatihan. Lampin ini adalah salah satu jenis baju dalaman pelatihan buang air yang bisa diletakkan di dalam baju dalam agar bisa menyerap kotoran. Lampin ini biasanya sekali pakai dan jauh lebih sedikit sampahnya daripada popok sekali pakai. Namun akan sedikit lebih mahal jika membeli lampin ini secara sering. Kita juga bisa memilih baju dalaman pelatihan buang air seperti popok sekali pakai atau cuci ulang yang bisa melindungi baju luarnya karena anti air. Sayangnya pilihan baju dalaman pelatihan buang air jenis ini akan jauh lebih menguras kantong.

Tips Cerdas Memilih Baju Dalaman Pelatihan Buang Air
Masa-masa pelatihan buang air adalah saat – saat yang menantang bagi para orang tua tapi juga sekaligus merupakan pertanda berakhirnya masa penggunaan popok. Jika kita bisa memilih baju dalaman pelatihan buang air yang tepat maka kita bisa membantu anak untuk berubah dari yang biasanya serba bergantung menjadi mandiri. Berikut ini adalah beberapa tip dalam memilih :

1.    Pertama-tama kita bisa mencoba lampin daripada dalaman yang terpisah. Lampin ini bisa kita tempatkan di dalam baju dalaman. Penggunaan lampin ini akan memungkinkan anak kita merasa perbedaan saat buang air.

2.    Pilihlah baju dalaman pelatihan buang air yang memiliki beberapa lapisan untuk tujuan perlindungan dan kenyamanan. Setidaknya tiga lapisan akan memadai. Lapisan pertama dan ketiga terbuat dari kapas sehingga akan terasa lembut pada kulit. Lapisan tengahnya terbuat dari plastik sehingga akan meminimalisir pakaian luarnya akan terkena kotoran.

3.    Pilihlah baju dalaman pelatihan yang terbuat dari kapas organik sehingga bisa membantu melindungi lingkungan dari zat-zat kimia berbahaya yang digunakan pada saat pemrosesan kapas dan juga pencucian.

4.    Pilihlah baju dalaman pelatihan buang air yang pas tapi tetap nyaman dipakai. Dalaman dengan ukuran yang terlalu besar tidak akan membuat anak merasakan sensasi basah saat buang air.

5.    Pilihlah baju dalaman pelatihan buang air yang memiliki karakter kartun atau hewan. Memilih dalaman yang disukai oleh anak akan membuatnya lebih sering menggunakan toilet lebih sering daripada mengotori celana dengan motif kesukaannya.

6.    Gunakan celana pelatihan daripada baju dalaman pelatihan buang air lainnya di saat malam hari. Hal ini dikarenakan anak biasanya akan lebih sering ngompol di malam hari.

7.    Gunakan tutup dalaman dari bahan plastik untuk mencegah noda saat pertama kali si kecil berlatih buang air.

8.    Pilihlah baju dalaman pelatihan buang air dengan lingkaran elastis di bagian pinggang. Hal ini bisa membuat anak lebih mudah untuk melepas dan memakainya kembali.

Saat kita baru saja memulai pelatihan buang air maka baju dalaman pelatihan buang air yang tepat adalah yang sekali pakai. Baru kemudian bisa kita ganti seiring dengan berjalannya waktu dan si kecil mulai terbiasa menggunakan toilet sendiri. Jangan lupa juga untuk selalu segera mengganti celana pelatihan ini saat si kecil buang air. Celana latihan tidak menyerap kelembapan seperti popok  sekali pakai jadi tidak melakukan penggantian dengan segera akan menyebabkan potensi terjadinya iritasi dan ruam pada bayi. Jangan juga menggunakan baju dalaman pelatihan buang air ini agar kita bisa merasa nyaman untuk memakaikannya pada si kecil dengan berlama-lama. Baju ini dirancang untuk membantu si kecil agar bisa merasakan sensasi basah dan mengingatkan mereka untuk menggunakan toilet. Pada akhirnya peran dan pengawasan orang tualah yang terpenting dalam proses pelatihan ini.

By Desi Purbi.

follow us at:
http://www.facebook.com/Adorababyshop
http://www.twitter.com/Adorababyshop


Tips Cerdas Memilih Baju Dalaman Pelatihan Buang Air

Rabu, 20 Februari 2013

Tips Memilih Krim Ruam Popok Terbaik

Artikel ini terwujud dari sebagian laba yang diperoleh AdoraBabyShop.Com. Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa dan para pelanggan setia AdoraBabyShop.Com, sehingga kami bisa memberikan kembali kepada para Bunda/Ayah diseluruh indonesia dalam bentuk ilmu tentang dunia kehamilan dan parenting yang bermanfaat.

Ruam popok selalu menjadi salah satu perhatian dari setiap ibu yang memiliki bayi yang masih berada dalam masa pertumbuhan. Bahkan bisa dibilang bahwa tidak ada bayi yang tumbuh tanpa pernah menderita ruam. Oleh karena itulah krim ruam popok bukan lagi menjadi hal yang asing bagi para ibu. Ruam biasanya akan terlihat seperti adanya tanda kemerahan pada kulit bahkan seringkali hingga terlihat bengkak. Berbagai penyebab dari terjadinya ruam adalah kondisi pantat bayi yang basah, reaksi kimia yang terjadi karena adanya pergesekan yang sering antar popok bayi dengan kulit bayi. Memakan makanan yang menyebabkan alergi juga bisa menimbulkan ruam. Disinilah penggunaan krim ruam popok sangat diperlukan.

Infeksi jamur juga bisa menjadi penyebab terjadinya ruam popok yang serius. Penggunaan dari antibiotik dan juga obat sariawan juga bisa menyebabkan ruam popok pada bayi. Anak yang memiliki kulit sensitif dan tidak bisa mentolerir bahan yang digunakan oleh popok bayi biasanya akan mudah terkena ruam. Ada beberapa macam penyembuhan ruam yang bisa dijadikan alternatif selain penggunaan krim ruam popok antara lain minyak ter. Salah satu manfaat terbesar dari krim ruam popok adalah bisa mencegah terjadinya ruam dan menghindari kontak langsung antara popok dengan kulit bayi. Akan lebih baik jika kita memilih krim ruam popok berbahan alami dan aman bagi si kecil. Contoh dari krim yang berbahan alami adalah hydrocortisone, zinc oxide, lanolin, nystatin, cornstartch, beeswax dan petroleum jelly.

Beberapa krim ruam popok yang terbaik mengkombinasikan bahan alami seperti lidah buaya, timun, ekstrak cendana dan obat-obatan herbal yang menenangkan. Kombinasi dari bahan alami dan juga ilmu pengetahuan berfungsi dengan baik dalam proses penyembuhan ruam popok. Pengobatan secara mandiri di rumah bisa dilakukan hanya untuk masalah ruam popok yang masih dalam level standar. Ruam popok yang parah akan membutuhkan pengobatan yang lebih kuat. Krim ruam popok yang paling bagus adalah yang paling tidak berminyak dan tidak berbau. Kedua hal ini, berbau dan berminyak adalah dua hal yang sangat mengganggu bagi si kecil. Jadi yang paling penting adalah  pengobatan dengan segera seperti mengoleskan krim ruam popok untuk mengatasi ruam popok.

Tips Memilih Krim Ruam Popok Terbaik

Ada penyelesaian yang mudah bagi kita para orang tua untuk menemukan krim ruam popok terbaik dan juga membuatnya secara mandiri. Campurkan sejumlah aluminium acetate, zinc oxide dan juga petroleum jelly di bagian pantat bayi yang terinfeksi. Ketiga bahan ini sangat mudah untuk ditemukan di toko-toko obat. Beberapa merek krim ruam yang memiliki reputasi adalah Nature Baby Organic Diaper Cream, Boudreaux Butt Paste, Desitin and many other.  Berikut ini juga adalah beberapa krim ruam popok yang baik untuk bayi yang baru lahir seperti Dr. Ohhira’s Magoroku Moisturizing cream, French Lavender Pure Essential Oil, Diaper Rash Relief Wellness Oil and many other. Selain itu juga ada beberapa penyembuhan mandiri dari rumah yang mungkin ingin kita ketahui. Yang penting adalah menjaga agar area yang terinfeksi tetap kering selain menggunakan popok kain.

Beberapa merek lain dari krim ruam popok yang menggunakan bahan alami adalah obat salep merek Burt Bees Baby Bee Diaper. Produk ini dipilih menjadi salah satu yang terbaik karena mengandung zinc oxide yang bisa digunakan dalam perawatan ruam popok. Jika ruamnya hanya sedikit maka kita bisa menggunakan Poppy.  Jika popok bayi dalam keadaan kotor maka biasanya akan menyebabkan sedikit kemerahan. Obat salep ini biasa digunakan karena mengandung minyak almond dan juga beeswax. Dua bahan ini bagus untuk digunakan karena bisa mengikat kelembapan. Krim ruam popok ini juga bebas dari bahan berbahaya seperti paraben dan juga phthalate sehingga sangat aman untuk digunakan.

Krim ruam popok yang aman lainnya adalah krim dari Dr. Sears. Krim ini seratus persen aman karena terbuat dari bahan-bahan alami seperti minyak canola, beeswax dan lanolin. Krim terbaik lainnya adalah yang bermerek Nature Baby Organic  dan obat salep organik untuk ruam popok. Krim ini termasuk dalam kategori salep yang baik karena mengandung ekstrak calendula, minyak zaitun, minyak jarak, minyak bunga matahari dan bahan alami lainnya. Biasanya krim ruam popok ini digunakan pada malam hari sebelum tidur. Hal ini dikarenakan biasanya bayi akan tidur selama 12 jam tanpa mengganti popoknya. Hal positif lainnya adalah krim perawatan ini berupa jelly tebal yang menutupi seluruh kulit bayi dan bisa bertahan melewati malam hingga hari berikutnya.

By Desi Purbi.

follow us at:
http://www.facebook.com/Adorababyshop
http://www.twitter.com/Adorababyshop


Tips Memilih Krim Ruam Popok Terbaik

Pencegahan Ruam dan Manfaat Penggunaan Krim Ruam Popok

Artikel ini terwujud dari sebagian laba yang diperoleh AdoraBabyShop.Com. Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa dan para pelanggan setia AdoraBabyShop.Com, sehingga kami bisa memberikan kembali kepada para Bunda/Ayah diseluruh indonesia dalam bentuk ilmu tentang dunia kehamilan dan parenting yang bermanfaat.

Saat kita baru saja memiliki bayi maka kita akan mengalami begitu banyak hal yang bisa saja membuat bayi merasa tidak nyaman. Masalah-masalah yang menganggu umumnya adalah iritasi, rasa lapar dan juga ruam popok. Kulit seorang bayi biasanya sangat lembut dan halus dan begitu penggunaan popok mulai menggosok kulitnya maka akan menimbulkan ruam yang sangat menyakitkan. Saat inilah krim ruam popok sangat diperlukan. Biasanya, sebagian besar orang tua hanya mengetahui satu atau dua hal mengenai ruam popok. Bayi akan terus menangis sampai masalah ini terpecahkan. Namun jika masalah ini tidak terselesaikan secara baik maka akan bisa menjadi masalah yang serius. Krim ruam popok diperlukan sesegera mungkin begitu ruam mulai terbentuk untuk mencegah ruam popok.

Saat bayi mulai merasa terganggu dengan ruam popok maka kita perlu untuk mengetahui bagaimana untuk merawat bayi dengan masalah ruam ini. Hal ini bisa dicegah dengan banyak cara dan salah satu cara yang baik adalah dengan menggunakan krim ruam popok. Jika kita menggunakan krim ruam yang benar untuk mengurangi ruam popok dan kelembapan yang seringkali menjadi penyebabnya maka bayi kita tidak akan lagi merasa terganggu.  Salah satu krim ruam popok yang baik adalah produk perawatan kulit bayi yang terbuat dari bahan yang alami. Selain itu kita jug abisa mencari beberapa ulasan dan tips tentang pencegahan ruam pada bayi di berbagai media online. Krim ruam popok berbahan alami seperti seperti gandum atau lidah buaya akan bisa menjaga kehalusan, kesehatan dan juga mengurangi kelembapan kulit.

Solusi masalah ini selain menggunakan krim ruam popok yang benar adalah juga dengan memilih popok yang baik. Ruam bisa dengan mudah menyebabkan bayi rewel dan juga sulit tidur. Krim ruam popok bisa membantu untukmeredakan kulit yang terbakar dan juga menyembuhkan kulit seperti sedia kala dalam waktu beberapa hari. Popok bayi biasanya memiliki semacam bahan untuk menyerap air kencing dan juga menjaga bayi tetap kering. Bagaimnapun juga kita harus tetap menjaga daerah pantat bayi selalu kering. Pemakaian krim ruam popok ini adalah solusi terbaik sampai bayi bisa untuk dilatih buang air. Penyebab lain yang harus diwaspadai adalah pencucian pakaian bayi dengan menggunakan deterjen yang mengandung bahan kimia. Ruam harus segera diatasi, jika tidak akan mulai menyebabkan pendarahan karena terus digaruk.

Krim ruam popok berbentuk kecil dan sangat mudah untuk dibawa saat bepergian. Krim ini perlu dibawa saat bepergian karena resiko terjadinya ruam akan semakin tinggi saat kita mengajak si kecil bepergian. Hal ini disebabkan karena bayi harus duduk diatas popok basahnya selama beberapa waktu. Ruam popok sendiri bisa terjadi karena disebabkan oleh banyak hal seperti reaksi terhadap berak bayi sendiri, air kencing atau juga sabun untuk mencuci. Berikut ini beberapa tips untuk menghindari ruam popok pada bayi:

1.    Ucapkan selamat tinggal pada penggunaan popok.

Saat si kecil terkena ruam popok maka solusi terbaik selain menggunakan krim ruam popok adalah mengganti popoknya sesering mungkin. Penggantian popok dengan lebih sering akan bisa mencegah kulit bayi yang sudah terluka akibat ruam popok terlibat kontak lebih jauh dengan berak atau kencingnya sehingga tidak akan menimbulkan luka yang lebih parah. Selain itu akan lebih baik jika kita selain mengoleskan krim ruam popok namun juga membiarkan area pantat bayi dalm kondisi terbuka dan terkena udara bebas. Kita hanya perlu meletakkan alas di bagian pantat bayi.

2.    Tetap jaga kondisi pantat bayi yang terkena ruam agar tetap bersih dan kering.

Menjaga agar pantat tetap bersih dan kering bisa mencegah tumbuhnya mikro organisme yang memperparah ruam.

Pencegahan Ruam dan Manfaat Penggunaan Krim Ruam Popok

3.    Jangan menggunakan tisu pembersih yang banyak tersedia di pasaran.

Kebanyakan tisu pembersih yang tersedia di pasaran mengandung bahan yang mengiritasi seperti alkohol dan juga bahan kimia lainnya. Akan lebih baik jika menggunakan krim ruam popok sambil tetap menggunakan sabun tradisional yang mengandung perawatan anti bakteri untuk membersihkan pantat bayi.

4.    Angin-anginkan bagian pantat bayi yang terkena ruam

Saat kita mengganti popok bayi, pastikan bahwa kita sudah benar-benar mengeringkan daerah pantat bayi dengan handuk bersih. Akan lebih baik lagi jika kita membiarkan daerah pantat bayi yang terkena ruam terkena angin selama beberapa menit sebelum mengoleskan krim ruam popok atau memakaikan popok yang baru.

5.    Gunakan obat salep

Biasanya, ahli anak akan menyarankan penggunaan krim ruam popok atau obat salep yang direkomendasikan aman bagi bayi. Obat salep yang biasanya dianjurkan adalah Desitin, Diaparene dan Zinc Oxide.

6.    Gantung popok bayi dan angin-anginkan sampai kering.

Ada banyak orang yang menyarankan untuk mengangin-anginkan popok bayi sampai kering akan bisa mencegah terjadinya ruam popok.

7.    Jangan menggunakan celana plastik

Saat bayi menderita ruam popok maka akan menjadi hal yang sia-sia jika kita mengoleskan krim ruam popok namun memakaian celana plastik pada bayi. Celana plastik akan mengunci kelembapan sehingga akan semakin memperparah infeksi yang sedang dialami oleh bayi.

8.    Lakukan perubahan

Jika kita telah hampir mencoba segala cara dan ruam masih tetap saja terjadi maka kita bisa mencoba untuk mengganti deterjen yang kita pakai karena bisa saja deterjen inilah pemicu terjadinya ruam.

9.    Beralih ke popok kain

Popok kain memiliki bahan yang berbeda dengan popok plastik atau popok sekali pakai. Dengan bahannya yang tidak mengunci kelembapan maka yang kita perlukan hanya tinggal mengganti popok sesering mungkin agar kulit bayi tetap kering.

Jika kita sudah mengoleskan krim ruam popok atau obat salep namun ruam tidak juga membaik maka kita perlu melakukan tindakan lanjutan. Ciri-ciri ruam popok yang memerlukan tindakanlanjutan adalah jika ruam menjadi semakin memerah, melepuh, mengeluarkan nanah atau berkerak maka akan lebih baik jika kita segera memeriksakan kondisi bayi ke dokter ahli anak.

By Desi Purbi.

follow us at:
http://www.facebook.com/Adorababyshop
http://www.twitter.com/Adorababyshop


Pencegahan Ruam dan Manfaat Penggunaan Krim Ruam Popok

Senin, 18 Februari 2013

Panduan Terbaik Memilih Handuk Bayi Baru Lahir Bertudung

Artikel ini terwujud dari sebagian laba yang diperoleh AdoraBabyShop.Com. Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa dan para pelanggan setia AdoraBabyShop.Com, sehingga kami bisa memberikan kembali kepada para Bunda/Ayah diseluruh indonesia dalam bentuk ilmu tentang dunia kehamilan dan parenting yang bermanfaat.

Saat mandi adalah saat yang penting bagi bayi, biasanya akan banyak diwarnai ketidak nyamanan saat si kecil dibawa ke kamar mandi. Jika bayi menangis saat dibawa ke kamar mandi maka hal ini mungkin disebabkan karena dia merasa dingin atau tidak tertutupi. Jika hal ini terjadi pada bayi anda maka memakaikan handuk bayi baru lahir bertudung adalah hal yang tepat. Sebuah handuk bertudung bisa membantu untuk menjaga bayi agar tetap hangat saat akan pergi ke atau dari kamar mandi. Tudung disini berfungsi untuk mencegah bagian kepala bayi menjadi kedinginan dengan terlalu cepat. Tidak hanya itu ukuran handuk juga bisa untuk menutupi keseluruhan tubuh bayi dan menahan kehangatan suhu tubuhnya. Kebanyakan orang tua mungkin merasa kebingungan untuk memilih handuk bayi baru lahir bertudung yang tepat, untuk itu maka beberapa pertimbangan berikut ini bisa kita gunakan:

1.    Jumlah handuk

Jumlah handuk yang dibutuhkan oleh bayi akan sangat tergantung pada seberapa sering si kecil mandi. Selain itu juga tergantung pada jenis kulitnya meski sebagian besar bayi akan dimandikan setidaknya tiga kali dalam seminggu. Ada kalanya kita menggunakan tisu basah untuk mengurangi mandi. Namun jika kita memang ingin memiliki persediaan handuk bayi baru lahir bertudung yang banyak maka kita bisa menghemat pengeluaran dengan berbelanja pada supplier besar.

2.    Ukuran handuk

Kita harus mengingat bahwa handuk bayi baru lahir bertudung di desain agar bisa membungkus seluruh tubuh bayi. Oleh karena itu akan lebih menghemat jika membeli produk handuk yang juga memiliki ukuran yang lebih besar mengingat bayi tumbuh dengan sangat cepat.

3.    Bahan pembuat handuk

Sebagian besar handuk bayi baru lahir bertudung tidak memiliki jahitan maka kehalusan kapas sangat penting bagi kulit bayi yang sensitif.

4.    Bahan pengikat handuk.

Beberapa handuk memang memiliki pengikat yang berbentuk seperti tali. Sebagian lagi ada semacam tali perekat yang bisa disesuaikan. Bahkan ada juga jenis handuk bayi baru lahir bertudung yang tidak dilengkapi dengan detail pengikat sekalipun. Bagi bayi apalagi yang belum merangkak, kondisi detail pengikat sangatlah penting. Bagi seorang anak yang sudah bisa merangkak, tali pengikat berperekat akan menjadi ide yang lebih baik.

Panduan Terbaik Memilih Handuk Bayi Baru Lahir Bertudung1

Handuk bayi baru lahir bertudung bisa membantu bayi tetap merasa hangat saat akan pergi ke kamar mandi atau setelah mandi. Handuk mandi seperti ini bisa kita dapatkan dengan mudah dari para supplier. Handuk semacam ini bisa membuat saat mandi bayi menjadi semakin menyenangkan. Hal ini membuat handuk ini menjadi salah satu perlengkapan penting selain perlengkapan bayi lainnya seperti pakaian, perlengkapan menyusui, peralatan makan, penggantian popok dan sebagainya. Desain handuk bayi baru lahir bertudung memiliki perbedaan dengan handuk biasa. Adanya desain tambahan di bagian kepala memberikan perlindungan tambahan bagi si kecil. Ini akan membuat bayi baru lahir tetap hangat dan nyaman melewati peralihan dari saat mandi ke proses pemakaian baju.

Pengaturan suhu sangatlah penting bagi baru lahir karena tubuhnya tidak bisa mengatur penurunan suhu secara tiba-tiba selayaknya anak yang lebih dewasa atau orang dewasa. Inilah yang menjadi alasan mengapa orang tua membungkus tubuh bayi dengan selimut selama bulan pertama kelahirannya. Hal ini juga yang mengakibatkan handuk bayi baru lahir bertudung menjadi kebutuhan penting. Handuk ini juga bisa diberikan sebagai hadiah mengingat ragam desain lucunya yang tidak terhitung untuk memenuhi selera pembeli. Hal yang perlu diingat adalah kita tidak perlu harus menghabiskan banyak uang untuk bisa mendapatkan desain yang lucu. Pada kenyataannya ada banyak pilihan untuk bisa mendapat handuk bayi baru lahir bertudung dengan harga yang terjangkau.

Kita bisa membeli di tempat grosir untuk mendapatkan sejumlah besar handuk bayi baru lahir bertudung dengan harga diskon. Bagi perusahaan sendiri, menjual secara partai bisa mendatangkan keuntungan karena bisa mengurangi stok yang menumpuk. Tidak hanya itu pembelian secara besar akan bisa mengurangi ongkos pengiriman dan juga ongkos pembelian. Handuk bayi baru lahir bertudung adalah produk yang banyak diminati mengingat bisa dikombinasikan dengan banyak perlengkapan bayi lain atau dijual secara terpisah. Oleh karena itulah banyak produsen yang menawarkan handuk bayi baru lahir dengan beragam desain dan kisaran harga untuk dipilih. Penghematan lainnya bisa kita lakukan dengan memanfaatkan saat-saat promosi sebuah situs atau pembukaan toko baru. Pada saat ini kita bisa mendapatkan handuk bayi baru lahir bertudung dengan harga yang jauh lebih murah.

By Desi Purbi.

follow us at:

http://www.facebook.com/Adorababyshop

http://www.twitter.com/Adorababyshop


Panduan Terbaik Memilih Handuk Bayi Baru Lahir Bertudung

Cara Merawat Handuk Bayi

Artikel ini terwujud dari sebagian laba yang diperoleh AdoraBabyShop.Com. Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa dan para pelanggan setia AdoraBabyShop.Com, sehingga kami bisa memberikan kembali kepada para Bunda/Ayah diseluruh indonesia dalam bentuk ilmu tentang dunia kehamilan dan parenting yang bermanfaat.

Apapun alasannya baik itu kita memiliki standar tersendiri atau bahkan membeli handuk paling mahal sekalipun, pastinya kita ingin agar handuk mandi kita bisa terlihat bersih dan segar dalam jangka waktu yang lama. Hanya dengan beberapa bahan yang bisa kita temukan di dapur dan juga ditambah dengan sedikit usaha maka kita bisa menjaga handuk bayi tetap awet dan terlihat bagus. Untuk bisa melakukannya, kita akan memerlukan beberapa hal berikut ini :

1.    Vinegar
2.    Baking soda

Setelah bahan yang kita perlukan untuk menjaga agar handuk bayi tetap segar maka kita bisa melakukan beberapa langkah berikut ini :

1.    Pisahkan handuk bayi yang berwarna terang dan gelap.

Hendaknya kita selalu melakukan pemisahan seperti ini setiap kali melakukan pencucian. Pemisahan ini diperlukan mengingat handuk dengan warna yang lebih cerah akan menyerap warna dari handuk yang berwarna lebih gelap.

2.    Cucilah handuk bayi baru di air hangat sementara handuk yang berwarna putih di air panas bersamaan dengan detergen yang lembut. Jangan lupa menambahkan secangkir vinegar untuk membantu menjaga warna handuk tetap sesuai aslinya.

3.   Mencuci handuk lama di air hangat bersama dengan sabun yang lembut.Tapi harus diingat bahwa handuk putih dicampur dengan air panas. Tambahkan setengah cangkir baking soda kepada masing-masing putaran pencucian untuk menjaga agar handuk bayi tetap segar dan berbau harum.

4.    Keringkan handuk lama dan baru di penyetelan panas yang rendah untuk mencegah kerusakan serat. Gunakan putaran yang dingin jika handuk yang kita cuci memiliki detail dekorasi.

5.    Pindahkan handuk bayi dari pengering dan lipat menjadi permukaan yang datar untuk merapikan setiap kerutan yang ada.

6.    Tempatkan handuk basah di tempat yang terkena angin. Jika kita tidak segera mencuci handuk maka kita bisa mengangin-anginkan handuknya untuk mengeringkannya.

Cara Merawat Handuk Bayi

7.    Cucilah handuk setiap 3 sampai 4 hari. Gantung handuk bayi untuk mengeringkannya di sela-sela penggunaan sehari-hari seperti sehabis mandi, membersihkan muka dan sebagainya.

Selain itu, beberapa hal berikut ini juga patut menjadi bahan pertimbangan kita dalam penggunaan handuk bayi sehari-hari. Beberapa hal itu adalah selalu mencuci handuk baru sebelum digunakan untuk pertama kalinya. Hal ini diperlukan mengingat handuk baru dilapisi rak display dengan bahan pelembut spesial yang mengurangi kemampuan handuk untuk menyerap kelembapan. Hindari membeli dan menggunakan pelembut saat mencuci handuk. Pelembut memiliki semacam mantel silikon yang akan membuatnya tidak menyerap dan membuat produk menjadi kaku.

Orang tua yang mencintai anaknya akan melakukan apapun demi buah hati tercinta. Sayangnya ada kalanya hal-hal yang sederhana justru memerlukan penyelesaian yang rumit. Contoh dari hal yang sederhana ini adalah membersihkan handuk bayi yang biasanya penuh dengan sisa-sia muntahan, sisa makanan dan lainnya. Handuk untuk bayi baru lahir biasanya akan dikatakan untuk dipakai pada saat mandi namun pada kenyataannya justru sering digunakan untuk hal lain. Hal-hal lain yang seringkali justru menggunakan handuk bayi adalah mengganti alas meja untuk mengganti popok dan alas bermain. Jika handuk si kecil menjadi penumpukan noda maka beberapa tips ini bisa kita lakukan untuk menjaganya tetap bersih sebagai kelanjutan dari tips diatas :

8.    Pastikan kita memiliki handuk dalam jumlah yang besar

Semakin sering kita gunakan maka pastinya semakin banyak noda yang tersimpan di handuk bayi. Jika kita hanya memiliki sedikit persediaan handuk maka si kecil akan seperti menerima handuk dengan bekas noda setelah penggunaan. Jika kita memerlukan persediaan handuk dengan harga yang terjangkau maka kita bisa mencoba untuk berbelanja online. Cobalah untuk mencari supplier sehingga bisa membeli secara grosir untuk lebih menghemat pengeluaran.

9.    Jangan menggunakan produk handuk bayi pada meja tempat penggantian popok.

Bayi memiliki ritme buang air besar yang tidak bisa diprediksi. Jika kita seringkali menggunakan handuk bayi sebagai alas di tempat penggantian popok maka resiko terkena kotoran akan semakin tinggi. Pada kenyataannya, noda bekas kotoran buang air besar bayi tidak mudah untuk dibersihkan. Jadi pada akhirnya cara terbaik untuk menjaga agar handuk si kecil tetap bersih adalah dengan menghindarkanya sebagai alas meja penggantian popok.

10.    Hindari menggunakan handuk bayi sebagai alas lampin bayi.

Meskipun banyak orang tua yang tidak mau mengakui, banyak orang tua yang menggunakan handuk sebagai pengganti lampin. Jika kita memang membutuhkan lampin maka kita bisa berbelanja secara online pada supplier. Berbelanja secara langsung dengan supplier memungkinkan kita untuk berbelanja dalam jumlah besar dengan harga yang memadai.

11.    Jangan menggunakan handuk bayi sebagai alas bermain bayi.

Penggunaan handuk untuk bermain akan meningkatkan resiko handuk terkena ekspos kotoran atau noda yang disebabkan oleh anak, hewan peliharaan dan noda bekas makanan.

By Desi Purbi.

follow us at:

http://www.facebook.com/Adorababyshop

http://www.twitter.com/Adorababyshop


Cara Merawat Handuk Bayi

Minggu, 17 Februari 2013